Kiat-kiat agar terhindar dari penyakit

Assalamu’alaikum para pembaca blog..

alhamdulillah
wa shollallahu ala sayyidina muhammad wa alihi wasallam

dalam tulisan ini saya ingin sedikit berbagi, apa saja kiat-kiat agar kita terhindar dari penyakit.

1. sholat dluha
ibarat penghasilan maka ada sedekahnya, ilmu juga ada sedekahnya maka tubuh yang di berikan Allah ini pula ada bagian sedekahnya.. yaitu dengan membaca tasbih sebanyak ruas sendi kita atau bisa di ganti dengan sholat dluha..

Dari Abu Dzar radhiallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda, ”

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ، فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ ، وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى (رواه مسلم، رقم 1181) .

Pada setiap persendian kalian harus dikeluarkan sedekahnya setiap pagi; Setiap tasbih (membaca subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (membaca Alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (membaca Lailaha illallah) adalah sedekah, setiap takbir (membaca Allahu Akbar) adalah sedekah, amar bil ma’ruf adalah sedekah, nahi ‘anil munkar adalah sedekah. Semua itu dapat terpenuhi dengan (shalat) dua rakaat yang dilakukan di waktu Dhuha.” (HR. Muslim, no. 1181)

2. doa meminta afiyah
Pengertian afiyah : yaitu selamat dari sesuatu yg di benci baik bagi badan ataupun ruh di dunia atau pun di akhirat.(fathul bari).

Ada juga yg mengartikan afiyah:
Suatu kalimat yg mencangkup kebaikan dunia dan akhirat dari mulai sehat di dunia dan kelak akan selamat di akhirat.(faidul qodir).

اللَّهُمَّ ِإنِّيْ َأسَْألُكَ الْعَافِيَة ِ في الدُّنْيَا وَالآخرةِ, اللَّهُمَّ ِإنِّيْ َأسَْألُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيََة ِ في دِيْ ِ ني وَدُنْيَايَ
وََأهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَا ِ تي وَآمِنْ رَوْعَا ِ تي

Allohumma inni asalukal ‘aafiyah fid dunya wal akhiroh. Allahumma inni as‐alukal ‘afwa wal ‘afiyah fii diini wa dunyaya wa maaliia. Allohummastur ‘auroti wa amin rou’ati.

“Ya Allah, aku mohon afiah dunia akhirat, Ya Allah, aku mohon ampun dan afiah dalam agama, dunia, keluarga, dan, dan hartaku. Ya Allah, tutuplah aibku dan berilah aku rasa aman semua ketakutan.”(HR. Ahmad, Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah. Hakim men sahihkannya)

3. doa agar terhindar dari penyakit

Dari Anas (bin Malik) radliyallahu anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu alaihi wa sallam pernah berdoa,
اَللَّهُمَّ إِنىِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ اْلبَرَصِ وَ اْلجُنُوْنِ وَ اْلجُذَامِ وَ مِنْ سَيِّئِ اْلأَسْقَامِ
Alloohumma innii a’uudzu bika minal baroshi wal junuuni wal judzaami wa sayyi’il asqoom
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra dan dari keburukan berbagai macam penyakit”.
[HR Abu Dawud: 1554, an-Nasa’iy: VIII/ 270 dan Ahmad: III/ 192]

itu saja semoga bermanfaat.

mendekatkan diri pada Allah

pada hakikatnya, setiap kejadian yang kita hadapi dalam hidup ini adalah serpiha-serpihan hikmah untuk kita mendekatkan diri pada Allah.
baik berupa kenikmatan yaitu dengan cara mengingat bahwa yg memberi nikmat adalah allah, maka kita yg mendapatkan nikmat selayaknya bersyukur pada Allah.
apabila sedang mendapatkan ujian maka kita perlu mengingat bahwa Allah memberikan ujian agar kita ingat pada Nya dan kembali pada Nya, maka kita di minta untuk bersabar sembari mendekat pada Nya..

Manfaat Air Hujan

Diriwayatkan bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda: Jibril mengajariku sebuah obat yang dengannya saya tidak lagi butuh pada obat lain dan dokter.
Kemudian Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali, bertanya Apa itu wahai Rasulullah? Sesungguhnya kami membutuhkan obat tersebut.

Lalu Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Ambillah air hujan secukupnya, dan bacakanlah atasnya surat Al-Fatihah, Al-Ikhlash, Al-Falaq, An-Naas, dan ayat Al-Kursiy. Masing-masing dibaca sebanyak 70 kali dan diminum pada waktu pagi dan sore selama 7 hari.”Demi Dzat yang telah mengutusku dengan hak sebagai seorang Nabi, sungguh Jibril telah berkata kepadaku.

 

” Sesungguhnya, barang siapa minum air tersebut, maka Allah akan menghilangkan segala penyakit dari tubuhnya. Dan Allah akan menyembuhkannya dari segala macam sakit. Dan barang siapa meminumkan air tersebut pada istrinya, lalu tidur bersama (bersenggama), maka istrinya akan bisa hamil dengan izin Allah SWT. Dan air tersebut juga bisa menyembuhkan mata yang sakit, menghilangkan sihir, menghilangkan dahak, menyembuhkan sakit dada, sakit gigi, gangguan pencernaan, dahaga, dan kecing tidak lancar. Sehingga tidak perlu lagi membekam. Dan manfaat-manfaat lain sangat banyak jumlahnya namun hanya Allah yang mengetahui.


Referensi

An-Nawadir hal : 194

فائدة   روي أنه صلى الله عليه وسلم قال علمني جبريل دواء لا أحتاج معه إلى دواء ولا طبيب  فقال أبو بكر وعمر وعثمان وعلي رضي الله عنهم   وما هو يا رسول الله ؟ إن بنا حاجة إلى هذا الدواء  فقال   يؤخذ شيئ من ماء المطر وتتلى عليه فاتحة الكتاب  وسورة الإخلاص  والفلق  والناس  وآية الكرسي  كل واحدة سبعين مرة ويشرب غدوة وعشية سبعة أيام  فو الذي بعثني بالحق نبيا  لقد قال لي جبريل   إنه من شرب من هذا الماء رفع الله عن جسده كل داء وعافاه من جميع الأمراض والأوجاع ومن سقي منه امرأته ونام معها حملت بإذن الله تعالى 
ويشفي العينين  ويزيل السحر  يقطع البلغم  ويزيل وجع الصدر والأسنان والتخم العطش وحصر البول  ولا يحتاج إلى حجامة ولا يحصى ما فيه من المنافع إلا الله تعالى  وله ترجمة كبيرة اختصرناها  والله أعلم

http://lbm.mudimesra.com/2017/05/manfaat-air-hujan-thibbun-nabawi.html

Pengaturan Shof

Sholat-Berjamaah-di-Masjid-Istiqlal

Pengaturan Shaf dalam shalat berjamaah sangatlah penting. Terdapat beberapa hadits Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam yang menghimbau tentang pengaturan shaf.

Ulama fiqih madzhab Asy Syafi’i mengatakan tentang pengaturan shaf yang benar sebagai berikut ringkasannya:

  • Apabila imam laki dan makmumnya satu orang laki-laki, maka makmum berdiri di sebelah kanan imam agak mundur sedikit yaitu ujung jari kaki makmum di belakang tumit kaki imam. Shaf makmum tersebut dalam hal ini bukan di belakang imam, namun di samping imam dengan mundur sedikit, yaitu sebagaimana dijelaskan ujung jari kaki makmum berada di belakang tumit imam.
  • Apabila datang makmum laki-laki kedua maka berdiri di sebelah kiri imam sebagaimana makmum pertama di sebelah kanan imam. Setelah itu mereka berdua mundur beberapa langkah hingga mereka bershaf tepat dibelakang imam dengan jarak kurang lebih tiga hasta antara makmum dan imam.
  • Apabila kemudian datang makmum ketiga maka berdiri di sebelah kanan. Kemudian apabila datang makmum keempat maka berdiri di sebelah kiri. Kemudian datang kelima maka berdiri di sebelah kanan. Lalu datang keenam maka berdiri di sebelah kiri dan begitu seterusnya.
  • Jika shaf pertama telah penuh, maka shaf kedua mulai diisi. Dan shaf dimulai tepat dibelakang imam. Apabila datang makmum lain maka berdiri di sebelah kanan. Jika datang makmum berikut maka berdiri di sebelah kiri dan seterusnya.
  • Apabila makmumnya perempuan maka tidak berdiri di samping imam laki-laki. Namum di belakang imam laki-laki. Atau di belakang makmum laki-laki.

Ini jika imamnya seorang laki-laki. Adapun jika imamnya seorang perempuan dengan makmum yang pastinyapun para wanita, maka hukumnya sama seperti di atas hanya saja perbedaannya, apabila makmum perempuan lebih dari satu maka mereka tidak berbaris di belakang imam perempuan tersebut, namun berbaris di sampingnya. Dan imam lebih maju sedikit, yaitu ujung jari makmum di belakang tumit imam.

Demikian ringkasan pengaturan shaf dalam solat berjamaah. Sebagaimana shaf dan barisan dianjurkan untuk rata dan sejajar. Patokannya bukan dengan ujung jari para makmum yang sejajar, namun patokannya adalah dengan tumit para makmum yang rata dan sejajar satu dengan yang lainnya.


Sumber: SEPUCUK KARTU UNDANGAN DARI ALLAH DAN RASUL-NYA UNTUK MENJADI TETAMU DI ISTANA-NYA YANG PENUH DENGAN JAMUAN

http://www.alhabibahmadnoveljindan.org

Sholawat mansub

Habib Soleh Tanggul

Beliau al wali al kabir, sohibul karomah, mujabuddu’ah…. Guru Sekumpul menjuluki beliau sebagai Abu Bakar bin Salim nya Indonesia…terkenal doanya yg mustajab bagaikan petir menyambar…pada awalnya beliau sering mengikuti pengajian di pesantren Kiai Achmad Shiddiq…tapi setelah kewalian beliau masyhur ganti Kiai Achmad Shiddiq yg mengikuti pangajian kitab Sohih Bukhori di kediaman Habib Sholeh…awal pejalanan suluk beliau dimulai ketika bertemu Nabi Khidir di stasiun Tanggul Jember…diriwayatkan beliau uzlah selama 5 tahun…kemudian beliau berangkat haji setelah mendapat isyarah dari datuknya Rasulullah saw untuk mengunjunginya di Madinah…Sepulang dari haji beliau kaget melihat rumahnya yg sederhana telah dipugar oleh masyarakat (sebagai penghormatan kpd beliau). Beliau mengatakan, “Padahal di rumah itu saya sholat berjamaah dg Rasulullah lima waktu”. Beliau khalifahnya al Quthb Habib Abu Bakar Assegaf Gresik…Habib Abu Bakar sendiri yg memakaikan imamah di atas kepala Habib Sholeh yg mulia…Diantara wirid harian beliau adalah dalailul khoirot..

Semoga kita semua mendapat curahan rahmat Allah…berkat menceritakan dan mendengarkan riwayat orang2 soleh…
Di antara ijazah beliau adalah sholawat Mansub :
أَاللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تَغْفِرُ بِهَا الذُّنُوْبَ , وَتُصْلِحُ بِهَا الْقُلُوْبَ , وَتَنْطَلِقُ بِهَا الْعُصُوْبُ , وَتَلِيْنُ بِهَا الصُّعُوْبُ , وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ إِلَيْهِ مَنْسُوْبٌ
“Ya Allah.. Limpahkanlah Rahmat kepada Junjungan kami Nabi Muhammad SAW.Semoga dengan barokah Sholawat, Engkau ampuni segala dosa, Engkau perbaiki hati, hilanglah segala penyakit, lenyaplah segala kesulitan.

Limpahkanlah pula kepada keluarga, para sahabatnya dan orang yang bersambung nasab dengan Nabi.”
Di baca 11 kali setiap ba’da sholat fardhu…

Semoga Allah selalu melimpahkan taufiqNya kepada kita semua……
Aamiin..