Apa tujuan sedekahmu?

Banyak sekali orang melakukan amal sholih dengan tujuan yang berbeda-beda, ada yang beramal sholih untuk tujuan dunia, seperti pangkat, jabatan, uang, kekayaan dan lain sebagainya. adapula yang beramal sholih dengan tujuan mendapat keuntungan akhirat, selamat dari azab kubur, dinaungi di padang mahsyar atau di jauhkan dari Api Neraka.

secara pembahasan fiqih sudah pernah di bahas di blog ini tentang 3 tingkatan Ikhlas dalam beramal, jadi silahkan cari sendiri ya artikelnya.. 🙂

akan tetapi dalam artikel ini saya ingin khusus membahas sedekah hanya untuk Allah..

Allah berfirman dalam surat Al-Baqoroh ayat 272:

وَمَا تُنْفِقُوْنَ اِلَّا ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ اللّٰهِ

Dan janganlah kamu berinfak melainkan karena mencari wajah Allah

Dalam surat Al Lail ayat 20:

اِلَّا ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْاَعْلٰىۚ

Tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi

dari 2 ayat diatas, Allah ingin agar kita dalam berinfaq atau bersedekah, semata-mata hanya mengharap wajah/rido Allah Subhanahu wa Ta’ala. jika kita sudah berinfaq hanyak tujuan ‘lillaah’ maka tidak perlu khawatir akan kebutuhan atau hajat-hajat kita, Allah pasti lebih tau apa yg menjadi hajat kita dan kapan Allah kabulkan permintan-permintaan kita.

yakinlah pada Allah, Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi kita, jangan lelah berdoa dan meminta pada Allah, tapi yakinlah Allah akan memberi apa yg terbaik untuk kita, bukan yang terbaik menurut kita. kita mengetahui bahwa diri kita lemah, maka ada Allah Yang Maha Kuat mampu menguatkan kita. kita fakir, maka ada Allah Yang Maha Memberi Rizki meberikan rizki Nya untuk kita. lalu untuk apa sedih, gundah, galau jika semua sudah dipersiapkan oleh Allah Yang Maha Tinggi? yakin dan tawakkal hanya kepada Allah.

lihatlah ayat berikut:

وَمَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمُ ابْتِغَاۤءَ مَرْضَاتِ اللّٰهِ وَتَثْبِيْتًا مِّنْ اَنْفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍۢ بِرَبْوَةٍ اَصَابَهَا وَابِلٌ فَاٰتَتْ اُكُلَهَا ضِعْفَيْنِۚ فَاِنْ لَّمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ ۗوَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

Dan perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya untuk mencari rida Allah dan untuk memperteguh jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buah-buahan dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka embun (pun memadai). Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al Baqoroh, ayat 265)

jadi jangan takut berinfaq untuk Allah 🙂

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.