Apa fokus tujuan kita?

Dalam episode kehidupan ini kadang kita berfikir, apa sebenarnya tujuan hidup kita?

padahal sudah di beritahukan oleh Allah melalui Firman Nya dalam surat Adz Dzariyat ayat 56:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”

Berarti kita hidup untuk Allah, mengabdi kepada Allah, mati pun untuk Allah..sebagaimana dalam bacaan iftitah “inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamaati lillahi rabbil ‘alamiin” artinya sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah Tuhan Alam.

tetapi pada prakteknya kita masih disibukkan dengan tujuan-tujuan yang tidak jelas, tujuan jangka pendek dan tujuan yang fana akan hancur, tidak kekal selama-lamanya.

seorang anak kecil disuruh sekolah agar pintar, mendapat rapor dan ranking yang bagus, dapat membanggakan orang tua dapat bekerja di perusahaan bonafid, dan sebagainya.. yang semua tujuanya adalah mengumpulkan dunia.

bukankah itu siklus ritme kehidupan kita?

jika ada orang yang belajar agama akan disepelekan, nanti kamu mau di gaji berapa? makan apa? ndak bisa kaya, dan lain sebagainya..

ironi bukan?

padahal sudah jelas tujuan hidup kita dan makna bacaan iftitah kita.

Maka sudah saatnya kita memperbaikin MINDSET kita, memperbaiki qolbu kita agar kita mempunyai arah tujuan yang jelas, sehingga kita dapat fokus pada tujuan kita yang sesungguhnya.

Tujuan kita yang utama ialah ALLAH

فِرُّوا إِلَى اللَّهِ

Maka berlarilah menuju Allah (Q.S. Adz Dzariyah ayat 50)

 إِنِّي مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّي

sesungguhnya aku berhijrah kepada Tuhanku (Q.S. Al Ankabut ayat 26)

maka hakikatnya Allah lah tempat yang kita tuju.. jika kita menuju Allah maka jadikanlah akhirat sebagai fokusmu.

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا


Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. (Q.S. Al Isra ayat 18)

وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ وَسَعَىٰ لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَشْكُورًا


Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. (Q.S. Al Isra ayat 19)

Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu, ia mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ ، فَرَّقَ اللهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ِ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ ، وَمَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ نِيَّـتَهُ ، جَمَعَ اللهُ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِيْ قَلْبِهِ ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ.

Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allâh akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali menurut ketentuan yang telah ditetapkan baginya. Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allâh akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina.”

Hadits ini shahih, diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya (V/ 183); Ibnu Mâjah (no. 4105); Imam Ibnu Hibbân (no. 72–Mawâriduzh Zham’ân); al-Baihaqi (VII/288) dari Sahabat Zaid bin Tsabit Radhiyallahu anhu.

dari kedua dalil diatas maka hendaknya kita fokuskan tujuan kita hanya untuk Allah, ikhlas dalam beramal, tidak risau dengan apa yang sudah di takdirkan Allah kepada kita. jalani hidup dengan kesabaran, penuh rido, ikhlas dan tawakal, maka inysa Allah jalan kita akan dimudahkan..amiin

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.