Habib Munzir

Beliau adalah guru saya.. tidak pernah bertemu secara fisik.. tapi sy beberapa kali bertanya di forum majelisrasulullah..

Melalui beliau saya mengerti tariqah alawiyah, mengerti para habaib, mengerti amaliah-amaliah para ulama salafus sholih..mengerti syawadzul a’dzom..dan lain sebagainya..

Melalui beliau saya mendapat ijazah sanad keguruan, sanad mahabbah, seluruh dzikir salafusshalih, sholawat yang paling beliau cintai dan beberapa amalan..

meskipun hanya melalui media elektronik, menurut beliau sudah sah.. dan 2 firasat beliau kepada saya semuanya mejadi kenyataan..

tapi yg paling penting dari itu semua adalah melalui beliau membukakan hati dan pikiran saya akan cinta kepada Rasulullah shollallahu alaihi wasallam

Semoga Allah mengampuni semua dosa habib munzir

semoga Allah melimpahkan rahmat kepada habib munzir

semoga Allah melapangkan kuburnya, memberikan cahaya di kuburnya, memberikan rizki dan menaikkan derajatnya serta dikumpulkan dengan nabi muhammad shollalllahu alaihi wasallam

Hidup, jangan lupa terus belajar

Alhamdulillah..Allah memberikan kita nikmat hidup, nikmat mengenal Nya dan beriman kepada Nya.. maka jangan sia-siakan hidup yang sedemikian singat ini.

Hidup itu proses dari satu titik ke proses lainnya, sampai nanti kita menjemput maut.

Dalam menjalani kehidupan ini kita perlu belajar, belajar banyak hal.. dari bayi ke anak-anak kita saja belajar merangkak, berjalan, berbicara dan lain-lain..

Dalam hidup, Allah tidak menjanjikan kita mendapat nikma terus, kadang ada cobaan, ada sukses ada kegagalan dan sebagainya..

tugas kita mengambil pelajaran dari pengalaman-pengalaman kita

dari semua pelajaran, yang paling baik adalah kita mengambil hikmah, yang mana dengan hikmah itu dapat mendekatkan diri kita kepada Allah..

kita hidup dari Allah menuju Allah, maka adanya pengalaman kita belajar agar mendapat ilmu, ilmu itu sebagai alat mendekatkan kita kepada Allah..

Apapun yang menjadikan kita hidup semakin dekat dengan Allah maka itu disebut ilmu akhirat, sedangkan apapun yang menjadikan kita semakin jauh dari ALlah itu adalah ilmu dunia, meskipun kita belajar agama tetapi kalau tujuannya tenar, masyhur, jabatan dan uang maka itu judulnya tetap ilmu dunia.

.

Hadirkan Allah dalam Hati

MURAQABAH – HADIRKAN KEESAAN ALLAH DI DALAM QALBI

“Barangsiapa yang duduk di dalam keadaan suci, di tempat yang sepi, sambil menghadap qiblat, penuh ketenangan sambil menundukkan kepala, lalu dia menyebut nama “الله” dengan hati yang khusyu’ dan penuh adab, dia akan memperolehi kesan daripada zikirnya suatu bekas yang nampak di dalam hatinya, jika dia terus menekuninya, maka akan terpancar padanya cahaya kedekatan dan tersingkap baginya rahsia-rahsia ghaib.”

[ Kitab Ar-Risalah Al-Mu’awanah karangan Al-‘ArifbiLlah Al-Habib Abdullah bin ‘Alawi Al-Haddad قدس الله سره ]

Pentingnya dekat orang sholih

Sesungguhnya agama kita mengikuti agama teman kita, dalam hadis disebutkan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل

Agama Seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Maka sangat penting agar kita didekatkan dengan orang-orang soleh..

begitu kita dekat dengan orang sholeh maka getaran frekuensi akan menular kekita, sebagaimana penjual minyak wangi maka akan ketularan sedikit wanginya..

Dalam hidup kita memerlukan bimbingan seorang soleh seorang guru (mursyid) yang bisa memberikan kita futuh/keterbukaan terhadap hidayah Allah..

Ketika seseorang berhajat kepada mursyid seperti perasaan seorang pesakit berhajat kepada dokter, maka dia perlu menguatkan azamnya dan membetulkan niat dan bertawajjuh kepada Allah Taala dengan hati yang penuh kerendahan. Lalu menyeruNya di tengah malam dan berdoa dalam sujudnya dan selepas solat dengan doa begini:

اللهم دلني على من يدلني عليك واوصلني الى من يوصلني اليك.

(Allahumma dullani ‘ala man yadulluni ‘alaik wa au-silni ila man yuusiluni ilaik)

Maksud: “Ya Allah, tunjukilah daku kepada orang yang akan menunjukkan daku kepadaMu dan sampaikanlah aku kepada orang yang menyampaikan daku kepadaMu”.

atau bisa juga berdoa dengan doa Nabi Daud alaihissalam

وَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

كَانَ مِنْ دُعَاءِ دَاوُدَ يَقُوْلُ : اللَّهُمَّ ! إِنِّي أَسْألُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ ، وَالعَمَلَ الَّذِي يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ . اللَّهُمَّ ! اِجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِليَّ مِنْ نَفْسِيْ وَأَهْلِي ، وَمِنَ المَاءِ البَارِدِ

رَوَاهُ التِّرْمِذِي وَقاَلَ : حَدِيْثٌ حَسَنٌ

Dari Abu Ad-Darda’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Di antara doa Nabi Daud adalah ‘ALLOHUMMA INNI AS-ALUKA HUBBAK, WA HUBBA MAYYUHIBBUK, WAL ‘AMALA ALLADZI YUBALLIGHUNII HUBBAK. ALLOHUMMAJ’AL HUBBAKA AHABBA ILAYYA MIN NAFSII WA AHLII WA MINAL MAA-IL BAARID’ (artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu untuk selalu cinta kepada-Mu, mencintai orang yang selalu mencintai-Mu, dana mal yang dapat menyampaikanku untuk mencintai-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta kepada-Mu melebihi cintaku terhadap diriku sendiri, keluarga, dan air yang dingin).” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Pentingnya MINDSET

THE POWER of MINDSET

Seorang murid bertanya pada gurunya;
“Guru kenapa ya hidup ini selalu banyak masalah?”
Guru: Bukan hidup yang banyak masalah tapi pikiranmulah yang bermasalah…?”
“Kamu selalu berprasangka buruk pada apa saja dan siapa saja, itulah sebenarnya akar masalahnya.”
Murid: “Tapi faktanya aku selalu mendapat masalah dalam hidupku.”
Guru: “Ya itu karena pikiranmu bermasalah”, Setiap kejadian dalam hidup itu sifatnya netral, pikiran kamulah yang menilai itu “bermasalah” atau “menguntungkan.”
Murid : “Maksudnya?”
Guru : “Misalnya apakah Hujan itu bermasalah atau malah menguntungkan.”
Murid : “Bagiku bermasalah, karena kalau aku naik motor dan lupa bawa jas hujan pasti basah kuyup.”
Guru : “Lantas kalau hujan bagi tukang Baso dan Tukang Payung apakah itu bermasalah?”
Murid : “Tentu saja tidak”, bagi mereka malah menguntungkan.
Guru : “Yang jadi masalah Hujannya atau orangnya…?”
Ingatlah selalu ketika kita berprasangka baik maka hal-hal baiklah yang akan kita jumpai di sepanjang waktu kehidupan kita.
Dan ketika kita selalu berprasangka buruk maka hal-hal buruklah yang akan selalu kita jumpai setiap hari.
Jadi jangan mengeluh jika kita termasuk orang-orang yang selalu merasakan pengalaman yang negatif dan tidak menyenangkan di sepanjang hidup kita.
Karena kita dan pikiran kita sendirilah penyebabnya.
Bisa jadi ketika kamu membaca tulisan ini dapat membantu kamu untuk memperbaiki cara berpikirmu, agar hidupmu tidak selalu dirundung masalah.
Jadi mari kita ubah cara berpikir kita saat ini juga agar kita tidak lagi menjumpai pengalaman negatif dan tidak menyenangkan.
Nah sekarang mari kita cek cara berpikir kita masing2 yang tercermin dari komentar-komentar kita setiap hari :

  1. Melihat rekan kerjanya naik pangkat
    Orang positif: Saya akan belajar dari dia.
    Orang negatif: Pasti dia pinter banget cari muka.
  2. Melihat orang pergi liburan ke luar negeri ?
    Orang positif: Semoga kelak aku bisa seperti dia.
    Orang negatif: Photonya paling cuma buat pamer-pamer doang.
  3. Membaca status di WA/fb
    Orang positif: Terimakasih untuk infonya izin share ya…
    Orang negatif: Ah infonya basi saya sudah pernah baca kok.
  4. Membaca status humor di WA/FB.
    Orang positif: Terimakasih telah bisa membuat saya tersenyum pagi ini.
    Orang negatif: Garing! Gak lucu!
  5. Turun Hujan.
    Orang positif : Syukur udaranya jadi sejuk.
    Orang negatif: Ah kalo pas lagi perlu terang malah hujan, Dasar Sial !!
  6. Dapat Bonus
    Orang positif: Syukur bisa buat bayar-bayar kebutuhan.
    Orang negatif: Percuma juga ada bonus, gak cukup buat bayar2 kebutuhan.
  7. Melihat orang berpakaian Sederhana.
    Orang positif: Duh dia orang yang sederhana sekali ya meskipun pejabat.
    Orang negatif: Pejabat Tinggi tapi penampilannya kok kampungan gitu sih.
  8. Punya Motor.
    Orang positif: Syukur punya motor, enaknya naik motor itu klo pas panas gak kehujanan dan klo pas hujan gak kepanasan.
    Orang negatif: Begini neh klo naek motor, klo pas ujan basah kuyup gak kayak orang yang punya mobil.
  9. Membaca postingan ini
    Orang Positif: Terimakasih sudah diingatkan, mohon izin sharing ya biar manfaat bagi yang lain.
    Orang Negatif: “Gak mau baca” karena dianggap menyindir dan menyinggung atau terlalu kasar.
    Tipe yang manakah kita….?
    Itulah yang akan menentukan nasib kita.
    “APA YANG ANDA PIKIRKAN SANGAT MENENTUKAN MASA DEPAN ANDA”

Copas: https://www.facebook.com/medhy.eriawan/posts/10220699647095877